| Pembentukan Federasi Serikat Rakyat Pekerja Independen Indonesia (FSRPII) Kota Surakarta |
|
|
| Selasa, 19 April 2011 17:11 |
|
Federasi Serikat Rakyat Pekerja Independen Indonesia (FSRPII) Kota Surakarta, secara formal terbentuk pada tanggal 10 November 2010. Organ pembentuk federasi ini terdiri dari 7 serikat organisasi buruh yang ada di Surakata. Ketujuh organ pembentuk ini adalah;
Selain dibentuk oleh ketujuh organ serikat pekerja di atas, federasi ini juga didukung oleh Sembilan organisasi yang siap bergabung dalam federasi. Kesembilan organsasi tersebut adalah; Komite Persiapan Serikat Rakyat Pekerja Rumah Tangga Sekar Asih, Himpunan Pengemudi Becak Terminal Tirtonadi Pintu Barat Independen Indonesia (HPBTT ”PB” II), Serikat Rakyat Pekerja Paguyuban Becak Manunggal Karso Independen Indonesia (SRP PBMK II), Serikat Rakyat Pekerja Paguyuban Pengemudi Becak Rukun Makaryo Independen Indonesia (SRP-PPBRM II), Serikat Rakyat Pekerja Paguyuban Pengemudi Becak Luwes Loji Wetan Independen Indonesia (SRP PP LLW II), Serikat Rakyat Pekerja Paguyuban Pengemudi Becak Mojosongo Independen Indonesia (SRP PPBM II), Himpunan Pengemudi Becak Balapan Siang Independen Indonesia (HPBBS II), Himpunan Pengemudi Becak Balapan Malam Independen Indonesia (HPBBM II), Komite Reformasi Kaum Buruh (KRKB) Surakarta
Adapun latar belakang pembentukan federasi ini dilatari oleh kenyataan bahwa basis ekonomi di Surakarta kebanyakan bertumpu kepada sektor jasa dan Pariwisata. Salah satu sub-sektor yang terlibat pada sektor ini adalah pengemudi becak, terlebih mengingat jumlah pengemudi becak yang ada di Surakarta berkisar 30 ribu orang. Dari 30 ribu pengemudi becak yang ada di Surakarta, terdapat sekitar 10 ribu orang, yang merupakan penduduk lokal. Adapun sisanya adalah pengemudi yang berasal luar kota (Karang Anyar, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Sragen, Sukoharjo, Purwodadi). Sementara fakta lain menunjukkan bahwa sebelumnya tidak ada pengorganisasian serikat pekerja berbasis sektor informal yang dilakukan di Surakarta. Sementara itu keterlibatan organ pembentuk federasi, telah mendapat pengakuan sebagai organ yang kredibel di Surakarta dan dilibatkan dalam Musrenbangkot sejak tahun 2010 dan 2011 ini. Bisa kita catat antara lain FOKKUS dan SRP PBTI. Selama ini FOKKUS banyak melakukan kerja sama dengan dinas-dinas pemerintah kota dan kementerian dalam rangka pengorganisasian, pendidikan, advokasi, dan pemberdayaan ekonomi pekerja difabel di Surakarta. Begitu juga dengan SRP PBTI yang telah berhasil membentuk koperasi dalam rangka pengadaan armada becak untuk anggota serikat, setelah melakukan kerjasama dengan pemkot Surakarta; Selain itu, serikat pekerja anggota federasi telah melakukan pengorganisasian anggota melalui arisan, iuran rutin, dan pengumpulan dana sosial anggota. Konsolidasi internal ini selanjutnya diikuti dengan penggalangan kerjasama eksternal melalui upaya mobilisasi dana dari pengusaha-pengusaha dan tokoh masyarakat lokal untuk pengadaan THR anggota. Tidak ketinggalan Federasi mengusulkan jaminan tempat kerja dan jaminan sosial untuk pengemudi becak Kepada Pemerintah kota Surakarta c.q. Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kota Surakarta. Untuk bisa mendapatkan legalitas, federasi kemudian dicatatkan pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Surakarta, dan mendapatkan Nomor tanda bukti pencatatan no: 205/PNCT/IV/2011 tanggal 19 April 2011. Federasi yang memiliki alamat sekretariat di Jalan Yosodiningratan RT 04 RW 06, Kratonan, Surakarta ini, diketuai oleh Supriyadi (SRPII PBTI), dengan Sekretaris Jendral Sugiyanto (PSB) dan Bendahara Sriatun (KP SRPRT Sekar Asih). |


