Berita Terbaru
RSS
21 May 2012
Membership Meeting Kaum Buruh Semarang PDF Cetak
Kamis, 25 Juni 2009 23:33

Pertemuan antarjaringan SB yang dikemas dalam ’membership meeting’ (temu anggota) berlangsung meriah pada  Minggu (17/5/2009) di RM Sampurna, Randu Garut, Semarang, yang diikuti lebih 80 orang. Forum yang diselenggarakan oleh Federasi Perserikatan Rakyat Pekerja Solidaritas Sejahtera (FPRPSS) merupakan pertemuan pengurus dan perwakilan anggota dari seluruh Serikat Buruh anggota Federasi.

Pertemuan yang dimaknai silaturahmi ini melibatkan juga perwakilan berbagai jaringan organisasi non anggota Federasi. Tak kurang antara lain hadir Paguyuban Petani Ngaglik Trisobo (PPNT) Kendal, Kelompok Tani Taruna Jaya Kendal, Perhimpunan Budidaya Pertanian dan Peternakan Indonesia Kendal, Organisasi Tani Jawa Tengah Kendal, Serikat Buruh Setia Kawan Kendal, Kelompok Buruh PT. SAMA, Kelompok Buruh PT. Fast Manufacturing, dll., termasuk juga hadir unsur dari PT. Jamsostek, Jarikebu Jateng diwakili Korwil KSBSI, dan PSB Yogyakarta.

Acara yang difasilitasi dr. H. Syafii, pemilik RM Sampurna, yang sempat menandaskan ”Saya sangat gembira dan hormat atas perjuangan para buruh. Gini-gini saya punya usaha restoran dengan karyawan 100 orang. Saya berjanji akan memenuhi hak-hak mereka”.

Pada sesi sebelumnya yang didahului pemutaran film perjuangan buruh berdurasi 10 menit, Prabowo L Santoso selaku Ketua Eksekutif FPRPSS membuka selamat datang dan tujuan pertemuan.

Ia mengatakan pentingnya berorganisasi dengan pondasi mewujudkan SB yang tangguh guna meningkatkan kesejahteraan kaum buruh dan rakyat pekerja secara berkeadilan sosial. ”Beranjak dari basis pengorganisasian riel, kita akan membangun sebuah SB yang besar, genuine, terpercaya mengemban amanat buruh, agar selalu tetap berada di dalam pusaran sejarah pergerakan dan pergerakan sejarah. Termasuk, jika tadi bung haji Syafii telah berjanji, maka berikan pula kesempatan terhadap buruhnya untuk berserikat”, kata Prabowo.

Di tengah pertemuan, tuan rumah yang berprofesi dokter ini, sempat menyampaikan kampanye pencegahan flu burung dan flu babi. Banyak pertanyaan terlontar karena sebagian anggota FPRPSS adalah petani dan peternak yang rentan tertular. Acara juga diselingi penyampaian dari PT. Jamsostek terkait hak-hak buruh peserta jamsostek dan Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja.

Pada sesi akhir membahas RTL dipandu Chakim dari PSB Yogya, disorot pembagian sektoral yang dilakukan FPRPSS. Yakni Binu untuk sektor Logam, Mesin, Elektrik dan Elektronik; Bakri (Garmen, Tekstil dan Kulit); Prabowo (Transportasi dan Angkutan); Nur Cholis (Makanan, Minuman, Tembakau dan Pariwisata); dan Slamet (Niaga, Keuangan, Informatika dan Perbankan).
 
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com