Berita Terbaru
RSS
21 May 2012
PSB Inisiasi Pembentukan LM3 Kulonprogo PDF Cetak
Sabtu, 14 May 2011 09:26

Lembaga Mandiri yang Mengakar pada Masyarakat (LM3) merupakan wadah bagi masyarakat Kulonprogo yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui berbagai usaha. PSB menginisiasi berdirinya lima buah lembaga yang bernaung dalam wadah LM3 Kulonprogo. Kelima lembaga itu adalah Lembaga Pemberdayaan Perempuan Giripeni, Lembaga Bukit Menoreh, Lembaga Sido Makmur, Lembaga Srikayangan Binangun, dan Forum Peduli Lingkungan.

Kelima lembaga ini menekuni berbagai unit usaha, mulai dari pembuatan kripik singkong hingga peternakan sapi. Namun sayang, dari kelima lembaga di atas, baru dua lembaga saja yang berhasil didaftarkan di Kantor Kementrian Pertanian yaitu Lembaga Pemberdayaan Perempuan Giripeni dan Lembaga Bukit Menoreh. Tiga lembaga yang tersisa gagal didaftarkan karena terlambat melengkapi berkas persyaratan hingga batas akhir waktu pendaftaran terlampaui.

Waginem, ketua Lembaga Pemberdayaan Perempuan Giripeni, yang dengan cermat  menyiapkan akta notaris, dan menyusun proposal yang di tandatangani pihak kepala desa, kecamatan, Petugas penyuluh lapangan (PPL) dan dimintakan rekomendasi Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kulonprogo, akhirnya berhasil mendaftarkan lembaganya ke kementerian untuk program LM3 ini. Menurut Waginem, tujuan pembentukan lembaga ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 15 orang anggota binaan (perempuan usaha kecil) dalam usaha mandiri pembuatan krupuk krimpying. Selain itu upaya ini juga dimaksudkan untuk Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat terutama bagi para pelaku usaha, melalui pola kemitraan petani singkong dan pengrajin kerupuk krimpying, dan terrwujudnya pengembangan usaha pembuatan krupuk krimpying sebagai makanan khas Kabupaten Kulonprogo dengan memanfaatkan sumber daya alam seoptimal dan seefisien yang dimiliki Kabupaten KulonProgo.

Sementara Sutarno, Ketua Lembaga Bukit Menoreh, menilai bahwa program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan manajemen pengelolaan lahan pertanian bagi 15  orang anggota binaan dalam pengembangan usaha mandiri. Selain itu juga untuk mengurangi angka pengangguran dengan melakukan pemanfaatan secara optimal sumber daya alam dan lingkungan di wilayah setempat untuk pengembangan usaha mandiri. (azj)

 
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com