Berita Terbaru
RSS
21 May 2012
Launching Diskusi Serikat Pekerja Media: Banyak Wartawan Digaji dibawah UMP PDF Cetak
Senin, 02 May 2011 09:00

Menyongsong perayaan Hari Buruh sedunia (Mayday), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melaunching Forum Diskusi Serikat Pekerja Media pada sabtu 30 April lalu. Diskusi yang bertempat di University Club Universitas Gajah Mada (UC UGM) ini menghadirkan pembicara Nezar Patria (Ketua Umum AJI) dan Sihono HT (Ketua PWI Cabang Yogyakarta).

 

Forum Diskusi Serikat Pekerja Media ini merupakan upaya AJI untuk turut serta membangun serikat pekerja media sebagai bagian dari gerakan buruh. Diskusi pertama yang mengangkat tema “Serikat Pekerja Media di Tengah Industri Media” tersebut sebagai tindak lanjut dari rasa keprihatinan atas kesejahteraan pekerja media di Yogyakarta.

Nezar Patria, menyatakan keprihatinannya akan rendahnya kesadaran pekerja media untuk berorganisasi. Dia menyebutkan dari sekitar 4000 perusahaan media massa yang diperkirakan menyerap sekitar 40 ribu pekerja media, baru 30-an perusahaan yang memiliki serikat pekerja. Minimnya serikat pekerja media inilah yang menjadikan kesejahteraan pekerja media di Indonesia masih sangat rendah. Minimnya serikat pekerja media juga berdampak pada menurunnya kualitas jurnalisme di Indonesia sehingga gugatan terhadap pers semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua PWI Cabang Yogyakarta Sihono HT mengungkapkan bahwa kondisi wartawan di Indonesia dewasa ini cukup memprihatinkan dengan tidak adanya standarisasi gaji. Upah masih tergantung dari perusahaan pers yang bersangkutan. 57,8% wartawan Indonesia masih digaji di bawah  Rp 1,5 juta, bahkan 11,5% digaji di bawah Rp. 600 ribu. Selain itu, kekerasan terhadap wartawan masih terus menghantui kehidupan wartawan di Indonesia. Kebanyakan wartawan juga tidak memiliki saham dalam perusahaan pers di tempat mereka bekerja, sehingga posisi tawarnya rendah.

Baik Nezar maupun Sihono berharap forum diskusi ini bisa menjadi wadah bagi pekerja media untuk mengembangkan pengorganisasian dan pendidikan, dan dapat  mengorganisir pekerja media lebih banyak lagi. Sebab melalui organisasi serikat pekerja media inilah perlindungan terhadap hak-hak pekerja media akan lebih optimal dilakukan.

Selama ini AJI Yogyakarta merupakan salah satu mitra strategis PSB dalam melakukan advokasi terhadap hak buruh, karena itulah PSB mendukung penuh pembentukan serikat pekerja media tersebut. (chk)

 
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com