Berita Terbaru
RSS
21 May 2012
Emergency Market Mapping Analysis PDF Cetak
Minggu, 02 Januari 2011 13:40

Dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada penyitas dampak erupsi G Merapi 2010, Cluster Livelihood menyelenggarakan Workshop Gugus Tugas Mata Pencaharian/Penghidupan dan Ketahanan Pangan: Pelatihan & Praktek Lapangan EMMA (Emergency Market Mapping and Analysis), pada tanggal 17-20 Desember 2010 di Kantor CRS Yogyakarta.

Dalam proses workshop yang difasilitasi oleh Puspa dari Oxfam dimulai dengan EMMA (Emergency Market Mapping and Analysis) yang digunakan sebagai suatu perangkat analisa pasar yang dapat dilakukan kalangan awam (tidak harus market analyst) dalam keadaan darurat/emergency. EMMA  merupakan sistem yang relatif baru, yang diperkenalkan oleh Oxfam. Dilanjutkan dengan perkenalan sistem pasar dan peta sitem pasar. 

Pasar penting untuk dipelajari dalam keadaan darurat karena pasar dibutuhkan untuk intervensi apapun yang kita lakukan. Untuk survival (mis. untuk menyediakan kebutuhan dasar) maupun recovery (perlindungan penghidupan/livelihood, misalnya menyediakan kebutuhan  produksi, jasa, aset penghidupan; menyediakan lapangan kerja buruh, menghubungkan dengan pembeli hasil produksi).

Tujuan EMMA utamanya adalah untuk memperkecil risiko terhadap ketergantungan jangka panjang terhadap bantuan dari luar. Mendorong transisi pemulihan ekonomi dengan menghubungkan pasar masyarakat lokal dengan pasar luar. Dalam kondisi tanggap darurat pasca terjadinya bencana EMMA sangat membantu dalam membuat keputusan awal bentuk dukungan ke penyitas. EMMA juga dirasa mampu mengurangi resiko “melemahnya” kegiatan usaha dan rumah tangga dalam suatu sistem pasar, membantu proses monitoring & aksesibilitas sistem pasar lokal, meningkatkan kualitas perencanaan usaha pengurangan risiko bencana dan menentukan kebutuhan atas analisa pasar yang cukup detil.
Methode EMMA sendiri dirancang untuk bisa digunakan oleh  pihak yang terlibat dalam assessment tanggap darurat, penggunaan secara umum maupun spesifik sektor tertentu (bidang WASH, shelter, lingkungan, dsb). Dalam menggunakan EMMA ada tiga aspek yang perlu dicermati, pertama Analisa GAP dalam hal ini manusia dilihat sebagai kebutuhan prioritas dan meletakan kebutuhan dalam konteks profil kesejahteraan dan strategi Mata Pencaharian/Penghidupan dan Ketahanan Pangan, kedua Analisa Pasar dalam hal ini melihat sistem pasar potensial (kapasitas & hambatan) untuk berperan dalam respon tanggap darurat dengan melihat peta dasar & peta setelah bencana, ketiga Analisa Respon, membantu untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan dan kemungkinan pilihan tindakan merespon bencana.
Untuk memudahkan penggunaan EMMA, methode ini terbagi dari 10 item kegiatan yang harus dilakukan, antaranya, Persiapan dasar, Memilih sistem pasar potensial, Analisa awal, Persiapan kegiatan lapangan, Kegiatan lapangan, Memetakan pasar, Analisa gap, Analisa sistem pasar, Analisa respon dan Mengkomunikasikan hasil temuan. Berikut Alur sistematika penggunaan methode EMMA dengan tiga aspek dan sepuluh kegiatan yang harus dilakukan. (mip)Dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada penyitas dampak erupsi G Merapi 2010, Cluster Livelihood menyelenggarakan Workshop Gugus Tugas Mata Pencaharian/Penghidupan dan Ketahanan Pangan: Pelatihan & Praktek Lapangan EMMA (Emergency Market Mapping and Analysis), pada tanggal 17-20 Desember 2010 di Kantor CRS Yogyakarta. Dalam proses workshop yang difasilitasi oleh Puspa dari Oxfam dimulai dengan EMMA (Emergency Market Mapping and Analysis) yang digunakan sebagai suatu perangkat analisa pasar yang dapat dilakukan kalangan awam (tidak harus market analyst) dalam keadaan darurat/emergency. EMMA  merupakan sistem yang relatif baru, yang diperkenalkan oleh Oxfam. Dilanjutkan dengan perkenalan sistem pasar dan peta sitem pasar.Pasar penting untuk dipelajari dalam keadaan darurat karena pasar dibutuhkan untuk intervensi apapun yang kita lakukan. Untuk survival (mis. untuk menyediakan kebutuhan dasar) maupun recovery (perlindungan penghidupan/livelihood, misalnya menyediakan kebutuhan  produksi, jasa, aset penghidupan; menyediakan lapangan kerja buruh, menghubungkan dengan pembeli hasil produksi).
Tujuan EMMA utamanya adalah untuk memperkecil risiko terhadap ketergantungan jangka panjang terhadap bantuan dari luar. Mendorong transisi pemulihan ekonomi dengan menghubungkan pasar masyarakat lokal dengan pasar luar. Dalam kondisi tanggap darurat pasca terjadinya bencana EMMA sangat membantu dalam membuat keputusan awal bentuk dukungan ke penyitas. EMMA juga dirasa mampu mengurangi resiko “melemahnya” kegiatan usaha dan rumah tangga dalam suatu sistem pasar, membantu proses monitoring & aksesibilitas sistem pasar lokal, meningkatkan kualitas perencanaan usaha pengurangan risiko bencana dan menentukan kebutuhan atas analisa pasar yang cukup detil.

Methode EMMA sendiri dirancang untuk bisa digunakan oleh  pihak yang terlibat dalam assessment tanggap darurat, penggunaan secara umum maupun spesifik sektor tertentu (bidang WASH, shelter, lingkungan, dsb). Dalam menggunakan EMMA ada tiga aspek yang perlu dicermati, pertama Analisa GAP dalam hal ini manusia dilihat sebagai kebutuhan prioritas dan meletakan kebutuhan dalam konteks profil kesejahteraan dan strategi Mata Pencaharian/Penghidupan dan Ketahanan Pangan, kedua Analisa Pasar dalam hal ini melihat sistem pasar potensial (kapasitas & hambatan) untuk berperan dalam respon tanggap darurat dengan melihat peta dasar & peta setelah bencana, ketiga Analisa Respon, membantu untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan dan kemungkinan pilihan tindakan merespon bencana.

Untuk memudahkan penggunaan EMMA, methode ini terbagi dari 10 item kegiatan yang harus dilakukan, antaranya, Persiapan dasar, Memilih sistem pasar potensial, Analisa awal, Persiapan kegiatan lapangan, Kegiatan lapangan, Memetakan pasar, Analisa gap, Analisa sistem pasar, Analisa respon dan Mengkomunikasikan hasil temuan. Berikut Alur sistematika penggunaan methode EMMA dengan tiga aspek dan sepuluh kegiatan yang harus dilakukan. (mip)
 
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com